Senin, 15 Juni 2009

KEPUTIHAN NONA PEGGY DAN OMA SAMALO

Nona Peggy orangnya kerempeng,agak legam dan pemalu.Bukan karena hobi jika ia tetap bertahan berbulan-bulan dengan keputihannya.Nn.Peggy malu berobat,ia tak mau diperiksa dokter pria.

Tapi ketika keputihannya semakin menjadi,ia tak tahan lagi.Gatalnya yang runyam ,baunya yang aduhai membuatnya terpaksa memasuki ruang praktek seorang dokter pria dengan tersipu-sipu.
"Anu...dokter,kalau bisa sih dokter tidak usah periksa deh.."Wajah Nn.Peggy merah seperti kepiting rebus.
"Mana mungkin saya tahu penyakitnya kalau tidak diperiksa?"Sergah dokter yang ramah dihadapannya.
"Saya sudah tahu dok penyakitnya,keputihan,banyak keluar lendir kental"Jawab Nn.Peggy.
"Terasa gatal?berbau?"Nn.Peggy mengangguk seraya tersipu.
"Kalau tidak mau diperiksa,anda ke laboratorium untuk diperiksa lendirnya ya..."

Hasil laboratorium memang menunjukkan keputihan,ada parasit Trichomonas vaginalis.Nn.Peggy diberi obat dan perlu kontrol setelah obat habis.
Oma Samalo juga mengeluh seperti Nn.Peggy,bedanya oma yang sudah berumur 61 tahun merasa pedih bila berkemih,banyak keluar keputihan,gatal,berbau,warna kekuningan.
Oleh dokter oma diperiksa apakah ada proses keganasan (kanker) di kandungan,tapi hasil tidak ada tanda-tanda.Hasil laboratorium menunjukkan ada jamur Candida albicans.

Oma Samalo merasa heran "Saya sudah jaga benar kebersihan disitu,dok..eh..toh masih bisa juga oma kena itu penyakit".
"Ya,keputihan mudah menyerang wanita seusia oma,karena setelah berhenti haid (menopause) pengaruh hormon terhadap selaput lendir vagina menurun,selaput lendir menjadi tip[is dan mudah terserang infeksi".
"Pokoknya oma minta dokter menolong oma kasih sembuh.Oma sudah pake macam-macam obat kampung en..hasilnya nonsens,sampai sekarang belum sembuh"
Wanita menopause,wanita yang karena sesuatu hal indung telurnya diangkat dan anak-anak selaput lendirnya tipis.Infeksi pada bibir vagina dapat menimbulkan gejala keputihan yang disebabkan oleh kuman spesifik yaitu kuman kencing nanah (Gonorhoe) atau kuman non spesifik seperti parasit Trichomonas vaginalis,Herpes genitalis,jamur Candida dll.

Lain pula yang dialami ibu Mas,yang heran putri bungsunya yang berumur 4 tahun terus menerus keputihan.Setelah diperiksa dokter ternyata terdapat kapas dan kancing di dalam kemaluannya.Benda asing seperti kondom karet,spiral apa saja yang tertinggal dalam vagina dapat menyebabkan keputihan.Anak kecil bisa juga keputihan akibat tertular kuman penyakit kencing nanah (Gonorhoe)yang penularannya mungkin dari pengasuh yang menceboki anak tersebut.

Ibu Sonya hampir menduga biang keladi keputihan yang tidak sembuh-sembuh adalah pihak suami.Tapi kemudian ia baru sadar bahwa penyebabnya kesalahan sendiri,dalam keadaan haid hanya satu kali mengganti pembalut.
Keputihan yang normal (fisiologis) dan ada yang merupakan penyakit.Bayi baru lahir juga bisa keputihan dalam 10 setelah dilahirkan karena pengaruh hormon ibu.Demikian pula wanita pada masa subur saat sel telur dilepaskan (ovulasi) yang biasanya 2 minggu sebelum haid keputihan dianggap normal,yang tidak perlu di terapi karena lendir encer,bening,tidak gatal dan tidak berbau.
Penyakit TBC dan Kencing manis (Diabetes mellitus),kanker pada kandungan juga dapat menimbulkan keputihan.

Setiap penyakit keputihan pengobatannya sesuai dengan penyebabnya,apakah kuman spesifik atau non spesifik?apakah pengobatannya tuntas?Apakah sumber penyebab sudah dihindari?Jika hal tsb masih tetap ada keputihan akan hilang timbul.
"Bagaimana sih dok,kok keputihan saya tidak sembuh-sembuh,mana obatnya mahal,saya minta obat yang cespleng dok..."Pinta ibu Rita.
"Yang salah bukan obatnya,tetapi ibu tetap campur dengan suami dan suami tidak mau minum obat kan...?Ibu Rita mengangguk pelan.
"Suami juga perlu diobati dalam waktu bersamaan,karena kalau tidak,setelah ibu sembuh,sementara suami tidak diobati,akan menularkan kembali keputihan kepada ibu"

Ibu Riri kurus kering memikirkan nasibnya karena dokter memvonisnya menderita Herpes kelamin.Sumber penularannya adalah suami yang "jajan".
"apakah saya akan terus menerus seperti ini dok?Ratap ibu Riri istri jelita seorang pengusaha.
"ya,belum ada obat yang dapat memusnahkan virus Herpes,obat hanya mempercepat penyembuhan dan mengurangi frekuensi serangan"
Selama ini ibu Rita hampir sebulan 2 kali timbul kemerahan disekitar bibir vagina,kemudian ada melenting yang mudah pecah sehingga luka yang tersasa perihdan keputihan.Hal yang sama terjadi pula pada leher kemaluan suaminya.
Sumber : "Di balik Kamar Praktek Dokter" karya dr.Handrawan Nadesul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar