Minggu, 22 November 2009

BAYI TABUNG:Alternatif bagi pasangan infertil


Setiap pasangan yang menikah menginginkan hadirnya buah hati,bila harapan itu tak kun jung tiba maka bisa terjadi saling menyalahkan dan yang paling sering disalahkan adalah pihak istri.

Bila pasangan suami istri yang telah menikah 1 tahun,melakukan hubungan sanggama secara teratur tanpa pemakaian alat kontrasepsi namun belum juga hamil maka dinyatakan sebagai pasangan tidak subur atau INFERTIL.Penanganan masalah fertilitas perlu kerjasama dari kedua pihak jadi bukan hanya urusan pihak istri.

Untuk pasangan INFERTIL disarankan berobat ke dokter spesialis kandungan (Obstetri dan Ginekologi)sub spesialis Fertilitas,jadi khusus menangani masalah fertilitas.Tidak semua rumah sakit mempunyai unit/bagian Fertilitas.Rumah sakit pemerintah yang ada unit tsb hanya ada di kota besar seperti Jakarta,Bandung,Jogjakarta,Medan dll.Di Jakarta hanya ada beberapa rumah sakit yang ada unit tsb antara lain:
- RSCM Jakarta klinik Yasmin
- R.S.I.A Harapan Kita unit Melati
- R.S.I.A Bunda Menteng
- R.S.I.A Budi Jaya Tebet
- R.S Asri Duren Tiga (dr.Enud Sudjana.SpOG)

Faktor-faktor yang menyebabkan infertilitas 40 persen karena faktor suami,45 persen faktor istri dan 15 persen faktor lain yang tidak diketahui penyebabnya.
Faktor penyebab infertil dari pihak suami antara lain :
a.Abnormalitas sperma
Dilakukan pemeriksaan Analisa Sperma untuk mengetahui kualitas sperma seperti
apakah konsentrasi cukup,bagaimana morfologi/bentuknya,motilitas/gerakannya.
b.Gangguan fungsi dan produksi antara lain kelainan pada testis/buah zakar,penurunan
kadar hormon,kelainan gen,infeksi.
c.Gangguan aliran/perjalanan sperma.
Faktor penyebab infertil dari pihak istri al:
a.Kondisi UTERUS/rahim
Adanya infeksi,bakteri,jamur,parasit yang dapat diketahui dengan pemeriksaan TORCH
(Toxoplasma,Rubella,Citomegalovirus,HSV).Pemeriksaan USG juga untuk mengetahui
adanya tumor/MIOMA UTERI,kista,polip dsb.
b.Faktor TUBA FALOPII/saluran telur
Dengan pemeriksaan HSG(HISTEROSALPINGOGRAFI)pada hari ke 9 siklus haid,untuk
mengetahui apakah kedua saluran tuba kanan kiri tersumbat atau tidak tersumbat
/patent.
c.Faktor OVUM/kantung telur,al:
kegagalan ovulasi dan pelepasan hormon.

Pada prinsipnya penanganan infertilitas ada dua macam yaitu dengan cara pengobatan konvensional dan pengobatan dengan teknologi reproduksi.Cara konvensional antara lain dengan obat-obatan untuk memperbaiki faktor-faktor penyebab atau dengan tindakan operasi.

Jika tindakan konvensional gagal maka dapat dicoba dengan teknik reproduksi melalui inseminasi atau bayi tabung.Pada INSEMINASI sel telur tetap dalam tubuh istri,kemudian sperma suami yang telah melalui proses washing/sperma diproses dipilih yang berkualitas baik dimasukan/ditransfer ke dalam rahim dengan tujuan terjadi pembuahan yang diharapkan tumbuh menjadi janin.

Seabad yl teknologi bayi tabung telah dikembangkan dengan lahirnya bayi tabung pertama Louise Brown.Program bayi tabung disarankan untuk infertilitas yang tidak diketahui penyebabnya dan telah ditangani dengan cara konvensional lebih dari 1 tahun.Tahun 1979 MUI membolehkan bayi tabung dengan syarat tidak melibatkan orang ketiga,sperma dan ovum berasal dari suami istri yang sah dan tidak dengan penyewaan rahim.

Di Indonesia telah dapat dilakukan teknologi bayi tabung di rumah sakit tertentu yang mempunyai unit fertilitas dengan tingkat keberhasilan 30% tergantung usia ibu.Bayi tabung adalah suatu teknik pembuahan dimana sel telur (OVUM) dibuahi diluar tubuh ibu.Prosesnya dimulai dengan pengambilan sel telur ibu kemudian ditemukan dengan sperma pada cawan petri dengan media khusus sehingga diharapkan terjadi pembuahan dengan sendirinya(Metode IVF/In Vitro Fertilization).Sekarang telah dilakukan metode ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection) yaitu 1 sperma disuntikkan langsung ke dalam sel telur agar terjadi pembuahan/fertilisasi.Sel telur yang telah dibuahi tsb dalam media khusus dipelihara agar berkembang menjadi embrio yang kemudian akan dipindahkan/ditransfer kembali ke dalam rahim ibu.Bila embrio menempel sempurna (berimplantasi)dalam rahim ibu maka akan terjadi kehamilan seperti kehamilan pada umumnya.

Minggu, 08 November 2009

ANAK ADALAH ANUGRAH TAK TERNILAI


Assalamu'alaikum ww

Syukur alhamdulillah atas nikmat iman dan nikmat Islam yang dilimpahkan Alloh swt kepada kita semua,sholawat dan salam kita curahkan kepada Rosululloh Muhammad saw,beserta keluarga,sahabat dan orang-orang yang mengikuti Beliau hingga hari akhir.

Goresan berikut ini disarikan dari buku karya Ustad Yusuf Mansyur yang berjudul "KUN FAYAKUUN,SELALU ADA HARAPAN DI TENGAH KESULITAN".Merupakan seri dari buku Wisata Hati,yang berisi kisah-kisah dalam kehidupan yang dapat diambil hikmah dan manfaatnya agar kita tidak mudah goyah dan putus asa dalam menghadapi segala kesulitan.

Buku tsb merupakan motivator bagi saya agar mampu memberikan pemahaman yang baik dan langkah apa yang kita ambil agar kesulitan dalam hidup berbuah mutiara seirng dengan kesabaran kita menerimanya sebagai sebuah ketetapan Alloh swt,karena tidak ada yang tidak mungkin dihadapan-Nya.

"Sesungguhnya keadaanNya,apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya 'Jadilah' maka terjadilah ia.Maha Suci Alloh yang ditanganNya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepadaNyalah kamu dikembalikan"(Surat Yasin:82-83).

Akhir2 ini istilah bayi tabung menjadi gosip infotainment di berbagai stasiun TV,setelah "ratu goyang ngebor" Inul Daratista memperoleh keturunan melalui proses tersebut.Belum lama ini pula berita heboh menggemparkan masyarakat dengan terbongkarnya jaringan klinik aborsi ilegal,yang membuat hati miris dimana letak hati nurani mereka para pelaku aborsi.

Disisi lain berjuta pasangan sangat mengharapkan anugrah tak ternilai tersebut.Coba saja kalau kita bertemu kawan yang ditanyakan bukanlah sudah punya rumah berapa,melainkan berapa putra putrinya.

Anak adalah amanat,rizqi dan anugrah terbesar dari Alloh.Ia bagaikan buku putih nan bersih dimana kita bertanggungjawab penuh atas warna dan tulisan bagi buku tsb.Berbagai usaha tentu dilakukan untuk mencapainya dengan syarat tidak melanggar syariah yang dapat menyeret kita ke kemusyrikan.Selain berusaha kita tidak boleh lupa untuk berdoa,karena kemampuan manusia terbatas.Tak ada yang tak mungkin bila Alloh sudah berkehendak.Kisah Nabi Zakaria a.s.telah memberikan motivator bagi saya untuk terus berusaha dan berdoa.Setelah 9 tahun dalam penantian Alhamdulillah..Subhanalloh..saat ini di rahim saya bersemayam makhluk mungil,semoga tumbuh menjadi janin yang sehat jasmani rohani dan kelak menjadi Qurrota Ayun yang sholih sholihah,amiin..

Nabi Zakaria a.s. berkeluh kesah kepada Alloh tentang dirinya yang tidak mempunyai keturunan.Beliau pesimis karena usianya sudah lanjut,tetapi beliau tidak berputus asa dan terus berdoa hingga kemudian ALloh swt menunjukkan kebesarannya dan menghadirkan seorang anak,seperti yang tertulis dalam Alquran surat Maryam:3-9.Atasi segala kesulitan dengan jalan ikhlas dan sabar serta senantiasa berdoa berharap pada kebesaran Alloh swt.

Tak semua hal berjalan sesuai dengan yang kita kehendaki,bila ikhtiar dan doa telah dilakukan namun belum juga membuahkan hasil,pasrahkan saja kepada Alloh.Dia yang akan mengatur yang terbaik untuk kita.Kita ambil saja hikmahnya,kita menjadi lebih dekat kepadaNya,menjadi lebih rajin beribadah.Selama kita berdoa insyaAlloh kita akan selalu diberi kebaikan dan keuntungan serta diampuni dosa-dosa kita oleh Alloh.Nothing to lose....