Minggu, 08 November 2009

ANAK ADALAH ANUGRAH TAK TERNILAI


Assalamu'alaikum ww

Syukur alhamdulillah atas nikmat iman dan nikmat Islam yang dilimpahkan Alloh swt kepada kita semua,sholawat dan salam kita curahkan kepada Rosululloh Muhammad saw,beserta keluarga,sahabat dan orang-orang yang mengikuti Beliau hingga hari akhir.

Goresan berikut ini disarikan dari buku karya Ustad Yusuf Mansyur yang berjudul "KUN FAYAKUUN,SELALU ADA HARAPAN DI TENGAH KESULITAN".Merupakan seri dari buku Wisata Hati,yang berisi kisah-kisah dalam kehidupan yang dapat diambil hikmah dan manfaatnya agar kita tidak mudah goyah dan putus asa dalam menghadapi segala kesulitan.

Buku tsb merupakan motivator bagi saya agar mampu memberikan pemahaman yang baik dan langkah apa yang kita ambil agar kesulitan dalam hidup berbuah mutiara seirng dengan kesabaran kita menerimanya sebagai sebuah ketetapan Alloh swt,karena tidak ada yang tidak mungkin dihadapan-Nya.

"Sesungguhnya keadaanNya,apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya 'Jadilah' maka terjadilah ia.Maha Suci Alloh yang ditanganNya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepadaNyalah kamu dikembalikan"(Surat Yasin:82-83).

Akhir2 ini istilah bayi tabung menjadi gosip infotainment di berbagai stasiun TV,setelah "ratu goyang ngebor" Inul Daratista memperoleh keturunan melalui proses tersebut.Belum lama ini pula berita heboh menggemparkan masyarakat dengan terbongkarnya jaringan klinik aborsi ilegal,yang membuat hati miris dimana letak hati nurani mereka para pelaku aborsi.

Disisi lain berjuta pasangan sangat mengharapkan anugrah tak ternilai tersebut.Coba saja kalau kita bertemu kawan yang ditanyakan bukanlah sudah punya rumah berapa,melainkan berapa putra putrinya.

Anak adalah amanat,rizqi dan anugrah terbesar dari Alloh.Ia bagaikan buku putih nan bersih dimana kita bertanggungjawab penuh atas warna dan tulisan bagi buku tsb.Berbagai usaha tentu dilakukan untuk mencapainya dengan syarat tidak melanggar syariah yang dapat menyeret kita ke kemusyrikan.Selain berusaha kita tidak boleh lupa untuk berdoa,karena kemampuan manusia terbatas.Tak ada yang tak mungkin bila Alloh sudah berkehendak.Kisah Nabi Zakaria a.s.telah memberikan motivator bagi saya untuk terus berusaha dan berdoa.Setelah 9 tahun dalam penantian Alhamdulillah..Subhanalloh..saat ini di rahim saya bersemayam makhluk mungil,semoga tumbuh menjadi janin yang sehat jasmani rohani dan kelak menjadi Qurrota Ayun yang sholih sholihah,amiin..

Nabi Zakaria a.s. berkeluh kesah kepada Alloh tentang dirinya yang tidak mempunyai keturunan.Beliau pesimis karena usianya sudah lanjut,tetapi beliau tidak berputus asa dan terus berdoa hingga kemudian ALloh swt menunjukkan kebesarannya dan menghadirkan seorang anak,seperti yang tertulis dalam Alquran surat Maryam:3-9.Atasi segala kesulitan dengan jalan ikhlas dan sabar serta senantiasa berdoa berharap pada kebesaran Alloh swt.

Tak semua hal berjalan sesuai dengan yang kita kehendaki,bila ikhtiar dan doa telah dilakukan namun belum juga membuahkan hasil,pasrahkan saja kepada Alloh.Dia yang akan mengatur yang terbaik untuk kita.Kita ambil saja hikmahnya,kita menjadi lebih dekat kepadaNya,menjadi lebih rajin beribadah.Selama kita berdoa insyaAlloh kita akan selalu diberi kebaikan dan keuntungan serta diampuni dosa-dosa kita oleh Alloh.Nothing to lose....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar